membuat kopi bukuk secara tradisional


membuat kopi bubuk secara tradisional
Sebelum membuat kopi bubuk secara tehknologi orang telah mengenal cara membuat kopi bubuk supaya bisa di jadikan bahan campuran minuman,
langkah-langkah membuat kopi bubuk secara tradisional sangat sederhana,
Cara membuat kopi bubuk secara tradisional adalah sebagai berikut,
buah kopi untuk membuat kopi bubuk hendaklah di pilih dari buah kopi matang, yang sudah berwarna merah, atau yang lebih enak buah kopi yang sudah di makan luwak, yang biasa di sebut kopi luwak, kopi tersebut di jemur hingga kering sampai kadar airnya kira-kira 15%, setelah itu kopi di kupas hingga menjadi biji kopi yang bersih, biji kopi tersebut di sortir, dengam menggunakan ayakan penyaring untuk memisahkan biji yang besar daripada biji yang kecil, tujuan nya supaya di saat penggorengan nanti kopi matang nya seragam, setelah di sortir biji kopi di cuci dengan air bersih, lalu di keringkan kembali sebelum di roast, untuk menggoreng/ menyangrai gunakan wajan yang terbuat dari besi, jangan menggunakan bahan alumunium karna bila terlalu panas akan rusak, wajan penggorengan di panaskan dengan api dari kayu bakar di atas tungku dengan ketinggian 20cm supaya bisa panas nya stabil, lalu masukan biji kopi kedalam wajan tersebut dan di aduk hingga selesai supaya matang nya merata, dalam masa penggorengan yang paling penting di perhatikan adalah mengatur suhu panas api, tahap pertama boleh dengan api yang menyala, setelah biji kopi yang di goreng mulai berubah warna nya maka api nya di kurangi, atau panasnya di turunkan, untuk penggorengan kopi 2kg kira-kira di panaskan selama 2jam, atau ciri-ciri kopi sudah matang apabila warnanya sudah berubah menjadi coklat kelam, dan sudah mulai tercium aroma khas kopi, untuk memastikan bahwa kopi telah benar benar matang di ambil beberapa biji kopi lalu di pecahkan, jika dalam nya sudah berwarna coklat dan kopi mudah pecah tandanya kopi sudah matang,
Setelah kopi matang di dinginkan terlebih dahulu sebelum mastk ke tahap berikut nya, untuk membuat kopi bubuk kopi di tumbuk atau bisa juga di giling dengan alat penggiling kopi, jika ingingin kopi yang benar-benar tradisional maka kopi yang sudah di roast di tumbuk menggunakan lumpang dan penumbuk alu,
Peroses penumbukan di lakukan berulang-ulang supaya benar-benar halus, kopi yang sudah di tumbuk di saring menggunakan ayakan halus, yang tidak lolos di ayakan di tumbuk kembali, hingga selesai.
Sampai di sini maka telah jadilah bubuk kopi.
Demikianlah cara membuat bubuk kopi secara tradisional.

About jual kopi

jual kopi luwak

Posted on Juli 30, 2010, in kopi luwak. Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. membuat kopi bubuk secara tradisional
    Sebelum membuat kopi bubuk secara tehknologi orang telah mengenal cara membuat kopi bubuk supaya bisa di jadikan bahan campuran minuman,
    langkah-langkah membuat kopi bubuk secara tradisional sangat sederhana,
    Cara membuat kopi bubuk secara tradisional adalah sebagai berikut,
    buah kopi untuk membuat kopi bubuk hendaklah di pilih dari buah kopi matang, yang sudah berwarna merah, atau yang lebih enak buah kopi yang sudah di makan luwak, yang biasa di sebut kopi luwak, kopi tersebut di jemur hingga kering sampai kadar airnya kira-kira 15%, setelah itu kopi di kupas hingga menjadi biji kopi yang bersih, biji kopi tersebut di sortir, dengam menggunakan ayakan penyaring untuk memisahkan biji yang besar daripada biji yang kecil, tujuan nya supaya di saat penggorengan nanti kopi matang nya seragam, setelah di sortir biji kopi di cuci dengan air bersih, lalu di keringkan kembali sebelum di roast, untuk menggoreng/ menyangrai gunakan wajan yang terbuat dari besi, jangan menggunakan bahan alumunium karna bila terlalu panas akan rusak, wajan penggorengan di panaskan dengan api dari kayu bakar di atas tungku dengan ketinggian 20cm supaya bisa panas nya stabil, lalu masukan biji kopi kedalam wajan tersebut dan di aduk hingga selesai supaya matang nya merata, dalam masa penggorengan yang paling penting di perhatikan adalah mengatur suhu panas api, tahap pertama boleh dengan api yang menyala, setelah biji kopi yang di goreng mulai berubah warna nya maka api nya di kurangi, atau panasnya di turunkan, untuk penggorengan kopi 2kg kira-kira di panaskan selama 2jam, atau ciri-ciri kopi sudah matang apabila warnanya sudah berubah menjadi coklat kelam, dan sudah mulai tercium aroma khas kopi, untuk memastikan bahwa kopi telah benar benar matang di ambil beberapa biji kopi lalu di pecahkan, jika dalam nya sudah berwarna coklat dan kopi mudah pecah tandanya kopi sudah matang,
    Setelah kopi matang di dinginkan terlebih dahulu sebelum mastk ke tahap berikut nya, untuk membuat kopi bubuk kopi di tumbuk atau bisa juga di giling dengan alat penggiling kopi, jika ingingin kopi yang benar-benar tradisional maka kopi yang sudah di roast di tumbuk menggunakan lumpang dan penumbuk alu,
    Peroses penumbukan di lakukan berulang-ulang supaya benar-benar halus, kopi yang sudah di tumbuk di saring menggunakan ayakan halus, yang tidak lolos di ayakan di tumbuk kembali, hingga selesai.
    Sampai di sini maka telah jadilah bubuk kopi.
    Demikianlah cara membuat bubuk kopi secara tradisional.

  2. kalau kita tidak memiliki wajan dari besi apa bisa pake wajan dari tanah…kasongan…??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: